Rabu, 18 Juli 2012

kopi superhero


secangkir kopi pahit
mengingatkanku pada ibu
wanita pejuang, superhero-ku
inspirasiku!
“le.. kamu itu suka nyeruput kopi pahit
yang kubuat untuk bapakmu, lalu
kamu gebes-gebes mendelik kepahitan”
katamu suatu hari
namun kini aku baru tahu
kenapa ibu membuat kopi pahit
: karena hari itu tak ada uang untuk beli gula
itu lebih pahit kan daripada sekedar gebes-gebesku?
malam ini
secangkir kopi pahit
kembali menemaniku
menuntunku menulis baris-baris kalimat
yang kata kawanku
: ini bait-bait puisi
tapi aku tetap tak pernah yakin
bahwa ini puisi!
aku hanya merasa
bahwa jauh dari ibu itu terasa pahit
bahwa BBM mendadak mundak itu juga pahit
bahwa sembako tak terjangkau itu bikin pahit
dan dibohongi penguasa, pahitnya hingga tujuh langit!
tapi bu, malam ini
sepahit apapun rasa kopi ini
aku takkan lagi gebes-gebes mendelik
sebab engkau telah mengajarkanku
bagaimana menikmati kopi pahit !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar