Bersepeda yuk naik sepeda…
Bersepeda rame-rame……
Aku sudah lupa-lupa ingat penggalan dari lirik lagu anak-anak yang dulu hampir tiap hari kudengar dari stasiun tv, yang kalau gak salah intinya menceritakan betapa asyiknya rame-rame bersepeda.
Yaa, aku kembali menyukai kebiasaan ini lagi, sepeda. Kalo waktu kecil dulu, main kemana-mana pasti pake sepeda. Masa iya anak SD dah bawa motor (tapi ini banyak kejadian sekarang, orang tuanya bego). Jadi teringat juga ketika di Yogya dulu, kemana-mana dengan santai naik sepeda, bukan gara-gara pengen sehat atau save our earth apalagi sekedar secara visual biar kelihatan nyeniman, tapi yah karena gak ada pilihan lain, grafik stabilitas ekonomi memang selalu pada level memprihatinkan pada waktu itu… hehe…
Beberapa bulan terakhir aku mulai menggunakan sepeda lagi (tapi dalam sebulan ini terpaksa terhenti karena hujan yang gak mau bersahabat buat para ‘ontheller’). Buat ke warung, beli rokok, tukang cukur, klithikan, rumah temen, kominitas wedangan, iseng-iseng sepeda udah jadi salah satu pilihan transportasi ringan. Meski banyak temen-temen yang ‘amaze’ dengan kebiasaan naik sepeda seperti ini.
Tapi ketika mau nyepeda terpaksa harus kusyaratkan dengan beberapa pertimbangan juga; Prakiraan cuaca hari itu cerah, pergi dibawah jam 7 atau diatas jam 4 sore. Soalnya musuh utama sepeda itu cuma ujan sama panas terik aja kan?
Kenapa mau naik sepeda dul ? kamu kan ada motor (meski butut), mobil juga ada (meski karatan hampir merata kemana-mana) lebih enak naik motor or mobil kan, gak kepanasan, gak keringetan, gak kehujanan..?
Well… itu kalimat yang sering diucapkan oleh temen-temen yang ‘amaze’ dengan kelakuanku akhir-akhir ini. Simple sih jawabnya, aku pengen sehat + save our earth + asyik. Sekalian dengan sederhana pengen nunjukin ke temen-temen bahwa kalo cuma mau beraktivitas ke tengah kota atau sekedar nongkrong ketemu temen-temen komunitas gak harus selalu dengan naik motor atau mobil pribadi dengan alesan males atau capek, bersepada ternyata asyik juga.
Tahun kemarin Pemkot telah mencanangkan Program Car Free Day di sepanjang jalur jalan Slamet Riyadi tiap minggu pagi mulai jam 05.00 s/d 09.00 WIB. Sejauh ini yang aku lihat program ini telah berjalan dengan lancar, masyarakat juga menyambut dengan antusias program ini. Dan yang gak kalah menariknya banyak sektor informal yang lumayan terserap dengan adanya program ini.
Well, cukuplah ocehan ngalor ngidulku ini, aku hanya berharap suatu saat bahwa bersepeda gak melulu hanya di hari minggu pada jalur CFD, tapi juga menjadi kesadaran yang cukup sederhana, bahwa bersepeda ternyata asyik juga, syukur-syukur trus ada beberapa orang yang tergerak untuk memulai ngonthel sepedanya saat mereka melakukan aktivitas keseharian yang gak terlalu perlu harus menggunakan motor atau mobil pribadinya.
Save our Earth, for our children…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar