Kamis, 05 Januari 2012

Maafkan Aku...


Sayang… bukan maksudku melupakanmu...
Jauh sudah perjalanan yang kita lewati bersama, dengan segala cerita suka dan duka
Telah begitu dalam rasa memilikiku padamu
Rasanya tak mungkin berpisah bila aku bersamamu ataupun jauh darimu.
Sungguh… ini bukan gombal gembel sayang.
Ahh, seandainya engkau bisa memahaminya…
Betapa bahagianya aku bila kau selalu bersamaku
Tak perlu kuucap betapa sayangku padamu
Karena ku yakin, kau tak perlu kata-kata itu.
Kau hanya perlu langkahku… yaaa… langkahku bersamamu
Menemaniku melewati jalan-jalan yang panjang dan berliku
Kerikil tajam menggores, sampai kubangan lumpur pernah kita lewati.
Kamu ingat kan semua kenangan itu?
Dan hari ini, dua hari setelah aku memutuskan untuk membuangmu dari hidupku
Aku tersadar!
Aku tak boleh begini terus.
Aku harus bangkit dan tetap semangat menjalani ini semua… meski tanpamu.
Meski untuk itu aku harus mencari penggantimu…
Yach, aku harus mencari penggantimu… harus.
Karena langkahku akan terseok-seok bila tak segera menemukan yang baru.
Aku terpaksa harus mencari penggantimu
Terpaksa membeli Sendal Jepit baru.
Karena telah putus tali-temalimu, akibat kesandung batu…
……………..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar